Arsip Rubrik ‘Klap’

Alangkah Lucunya (Negeri Ini): Refleksi Kritis Gaya Pinggiran

Tuesday, April 13, 2010 9:50 No Comments

SENIN, 12 April 2010, Deddy Mizwar kembali merilis film karyanya. Judulnya? Alangkah Lucunya (Negeri Ini). Sejak digagas sembilan tahun lalu, cerita film yang skenarionya ditulis Musfar Yassin, itu memang menggelitik. Berkisah tentang realitas ironik kehidupan sosial kita.

Tulisan dari rubrik: Klap

Televisi dan Political Will Pemerintah

Monday, April 12, 2010 10:29 No Comments

KEGELISAHAN khalayak terhadap berbagai program televisi yang tak mendidik dan mempertontonkan aib, kian membuncah. Bahkan, para kreator di balik layar televisi, juga dihadang kegelisahan yang sangat. Terutama, ketika intervensi para pemilik modal dan pemutus kebijakan stasiun televisi, sedemikian kuat. Lalu mengabaikan prinsip-prinsip transformasi kearifan pada setiap program yang ditayangkan.

Tulisan dari rubrik: Klap

Tak Perlu Masuk Wilayah Sensitif

Friday, November 6, 2009 1:50 No Comments

WAJAH perfilman nasional ke depan, agaknya belum banyak berubah. Masih akan didominasi oleh film-film ‘hiburan sekadar hiburan, ‘ laiknya sinetron. Kalaupun akan ada film-film yang bermisi edukasi, boleh jadi bilangannya dapat dihitung jari sebelah tangan. Iklim perfilman nasional kita, dari masa ke masa  memang cenderung berpusar pada kecenderungan yang dari itu ke itu saja.

Tulisan dari rubrik: Klap

TPI dan Gelinjang Industri Pertelevisian

Friday, November 6, 2009 1:46 No Comments

JANGAN kaget bila mendengar ada stasiun televisi yang dinyatakan pailit oleh pengadilan, seperti yang dialami TPI (Televisi Pendidikan Indonesia). Tapi, boleh jadi tak akan ada stasiun televisi yang tutup ! Paling sial, berganti nama, mengikuti bergantinya kepemilikan, baik secara head to head : company to company, maupun business to business (melalui konsorsium atau holding [...]

Tulisan dari rubrik: Klap

Teknologi Digital dengan Program Fatal

Thursday, September 24, 2009 20:39 No Comments

ERA televisi digital sudah dimulai, meski sejak beberapa tahun lalu, Jerman memeloporinya, saat untuk pertama kalinya diperkenalkan high definition television (HDTV). Meski demikian, pertelevisian Indonesia belum mengikuti perkembangan teknologi itu dengan konten yang memadai dan bernas. Hal itu disebabkan karena masyarakat pertelevisian, nyaris dikelola tanpa visi yang jelas.

Tulisan dari rubrik: Klap

Melihat Geliat Film Iran

Monday, September 21, 2009 0:42 No Comments

JENDELA peradaban dan kebudayaan kita kini, dalam banyak hal dipengaruhi oleh konsep logika dan pemikiran Amerika dan Barat. Hampir seluruh materi programa siaran televisi dan layar bioskop kita, nyaris seperti itu. Bila tak ada film-film Bollywood, China (Hongkong), Taiwan, dan Amerika Latin, boleh jadi kita tak mengenal dimensi lain dari film dalam konteks budaya [...]

Tulisan dari rubrik: Klap

Nonton Film yuuk..

Wednesday, September 2, 2009 7:25 No Comments

MENONTON film merupakan bagian tak terpisahkan dari keseluruhan aktivitas sosial kita. Meski, barangkali, di rumah kita sudah tersedia perangkat digital home theatre atau digital video disc (dvd),  sempatkanlah juga menonton  film di bioskop.

Tulisan dari rubrik: Klap